Aug 16, 2011

Pertanyaan Yang Harus Anda Jawab Sebelum Nikah


Setelah beberapa lama menjalin asmara dengan pasangan, Anda berpikir ingin menikah. Namun apakah Anda sudah siap? Coba jawab empat pertanyaan ini.

Psikolog yang kerap memberikan nasihat tentang percintaan dan populer setelah muncul dalam talk show Oprah Winfrey, Dr. Phil McGraw, mencoba memberikan sarannya untuk mengetahui apakah Anda memang sudah siap menikah. Coba jawab pertanyaan-pertanyaaan berikut ini dan temukan jawabannya apakah Anda siap menikah atau justru belum.

Kenapa Anda menikah?
Seperti dikutip dari drphil.com, hal pertama yang harus Anda jawab adalah alasan kenapa Anda ingin menikah. Cobalah jujur dan evaluasi lagi berbagai alasan yang Anda sebutkan itu.

Pastikan Anda menikah bukan karena ingin menghindar dari suatu hal, misalnya tekanan orangtua. Pikirkan lagi dengan baik kenapa Anda ingin menikah, jangan sampai Anda menikah hanya karena alasan-alasan konyol yang nantinya Anda sesali.

Apakah Anda mengenal dan mempercayai pasangan?
Setiap pasangan ingin menikah sekali seumur hidupnya. Oleh karena itu, sangat penting mengenal orang yang akan kita nikahi luar-dalam. Sebelum menikah dengan pasangan, Anda pikirkan lagi, sudahkan Anda mengenal si dia dengan baik? Sudah tahukah Anda soal berbagai masa lalunya? Bagaimana dia bersikap selama pacaran?

Jika masih ada yang Anda ragukan dari si dia, cari tahu jawabannya sebelum pernikahan itu terjadi. Jangan sampai Anda menyesal kemudian hanya karena ternyata si dia menyembunyikan sesuatu di masa lalu.

Apakah Anda menyiapkan diri untuk menjalani kehidupan pernikahan atau hanya pesta pernikahan?
Mempersiapkan pernikahan memang menyenangkan, mulai dari gaun atau kebaya, tempat, bunga, kue dan lain-lain rasanya semua sudah terbayang di pikiran Anda. Namun Anda perlu ingat, pernikahan itu bukan hanya saat hari Anda dan pasangan mengucapkan janji sehidup semati, pernikahan akan berlangsung seumur hidup.

Komunikasikan dengan pasangan tentang visi-misi dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Misalnya soal anak, keuangan, karir, pembagian tugas rumah tangga dan lain-lain. Jika ada perbedaan visi dan misi dalam hal-hal tersebut, bukan berarti Anda dan pasangan tidak cocok. Kompromi adalah kunci untuk sebuah keharmonisan pasangan suami-istri.

Sudah siapkah Anda berkorban?
Beberapa pengorbanan terkadang harus dilakukan saat Anda sudah menikah. Misalnya saja, mengurangi waktu 'bermain-main' bersama teman, kehilangan pekerjaan karena harus ikut suami ke kota lain, dan lain-lain.

Sebelum menikah, Anda harus menyadari konsekuensi ini. Memang akan lebih menyenangkan jika segala pengorbanan itu tak perlu dilakukan. Namun kalau memang harus terjadi, sudahkah Anda siap?

Tak hanya itu saja, jika ternyata pernikahan membuat Anda harus berkorban banyak, misalnya kehilangan teman, keluarga dan karir, pikirkan lagi, apakah pernikahan itu sebanding dengan segala pengorbanan Anda. Jangan sampai Anda setelah menikah malah mengalami depresi karena harus banyak berkorban.

4 Alasan Cowok Lebih Memilih Jomblo





Banyak pria yang sebenarnya sudah mapan, tetapi tak kunjung ingin menikah. Mereka lebih memilih melajang dan tampak sangat menikmati kehidupannya.

Tentu hal ini mengundang rasa penasaran, terutama jika Anda saat ini sedang mengincar seorang pria yang cenderung memilih untuk melajang. Bisa jadi empat hal ini yang menurut Arnie Singer, seorang konsultan hubungan, alasan pria cenderung memilih untuk tetap melajang, seperti dilansir dari Galtime.com.

1. Kebebasan
Saat lajang, seseorang bisa melakukan apapun yang diinginkannya tanpa perlu banyak pertimbangan. Baik waktu, uang ataupun pasangan. Hal ini membuat seorang pria sangat menikmati 'kekuasaan' atas dirinya sendiri. Jika seorang pria belum merasa puas menikmati kebebasan, ia akan cenderung memilih untuk melajang.

2. Kesenangan
Tanpa beban komitmen atau ikatan hubungan, terkadang membuat pria merasa lebih senang dengan kehidupannya. Ini juga bisa jadi efek kebebasan, yaitu mendatangkan kesenangan.

3. Fantasi
Setiap pria juga memiliki kriteria gadis ideal yang diimpikannya. Ketika belum merasa benar-benar mendapatkan yang ideal, bisa jadi ia akan memilih untuk tetap melajang. Bukan memilih yang paling mendekati ideal, tetapi mereka terus mencari dan mencari hingga bertemu yang 'sempurna' di matanya.

4. Takut akan tanggung jawab
Komitmen pernikahan tentu membawa tanggung jawab yang besar. Baik pada pasangan, anak maupun finansial. Pada sebagian pria, tanggung jawab ini terlalu besar dan mereka belum siap untuk melakukannya.

Kumpulan Plesetan Pepatah Yang Lucu Di Jamin Ngakak


Kumpulan Plesetan Pepatah Yang Lucu Di Jamin Ngakak


1. Bersatu kita teguh, bertiga kita threesome

2. Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti disate juga

3. Bagai air di daun talas, kurang kerjaan banget ngamatin air di dedaunan

4. Ada gula ada semut. Ada semut disemprot pake Baygon. Ada banyak semut mati

5. Rajin Mangkal, Kaya

6. Air tenang jangan disangka tak ada buaya, tapi ada ikan paus lagi tidur siang

7. Bersatu kita teguh, bercerai kita ke Take Me Out

8. Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, yang enaK-enak pangkal paha, rame-rame pangkalan ojek

9. Ada ubi ada talas. Ada Budi ada Anduk

10. Uang cucuran masyarakat jatuhnya ke DPR juga

11. Semut di seberang lautan keliatan, gajah di pelupuk mata kelilipan

12. Cinta ditolak, dukun beranak

13. Jauh di mata, dekat di hati, boros di pulsa.

14. Sedikit demi sedikit lama lama bosan

15. Bagai kejatuhan durian runtuh, baru kali ini ada orang kejatuhan durian malah seneng

16. Air susu dibalas dengan air kopi item, jadi kopi susu deh

17. Bersatu kita teguh, bercerai kita masuk infotainment (motto selebritis)

18. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, sama-sama berat mending dipaketin aja

19. Air susu dibalas Air Supply

20. Sambil menyelam minumnya tetap teh botol Sosro

21. Sate padang sebelum hujan

22. Buruk rupa, cermin pun disalahkan

23. Ringan sama dipikul, berat minta dibawain

24. Single itu prinsip, jomblo itu nasib

25. Wong ompong nyaring bunyinya

26. Ke bukit sama mendaki, ke lurah bikin KTP

27. Nasir sudah menjadi tukang bubur

28. Dimana ada jalan, disitu banyak mobil

29. Bagai kacang lupa atomnya

30. Bagai buah simalakama, tidak dimakan Ibu mati, dimakan Bapak kawin lagi

31. Setinggi-tingginya Bangau terbang, akhirnya jadi kecap juga

32. Buruk muka nggak masuk majalah

33. Ada uang ada barang, nggak ada uang rampok bank

34. Jauh di angkot, dekat naik ojek

35. Air beriak tanda ada yang tenggelam

36. Lebih baik berputih tulang dari pada putih badan karena panuan

37. Besar pasal daripada tilang

38. Tua-tua keladi, udah tua jadi biang keladi

39. Jangan ada janda di antara kita

40. Air beriak tanda ada yang boker

41. Tak kenal maka tak sayang, mau kenalan digampar pacar

42. Ada udang di balik tepung kentucky

43. Bagai telur di ujung handuk

44. Bagaikan Jemuran tertiup angin

45. Malu bertanya, sesat di jalan. Banyak bertanya, dikira wartawan

46. Anjing menggonggong, maling kulkas berlalu

47. Habis kumis, cukur dibuang

48. Malu berak, sesak di jalan

49. Surga anak ada di telapak kaki ibu, surga bapak ada di antara kaki ibu.

50. Sekali melambai, dua tiga banci mengikuti

51. Karena sperma setitik, bengkak perut tetangga

52. Guru kencing jongkok, murid berlari ngintip

53. Ma’ lu bertanya, Ma’ gue yang jawab

54. Maksud hati memeluk Nunung, apa daya keburu digampar Badrun

55. Dimana ada kemauan, di situ ada kemaluan

56. Dunia maya tak selebar monitor

57. Malu bertanya, sesat di jalan. Besar kemaluan, susah berjalan

58. Lebih baik pulang tinggal nama, daripada gagal di malam pertama.

59. Hormatilah wanita, niscaya engkau akan diberikan kehormatannya.

60. Dalam pantat yang sehat, terdapat kentut yang kuat.

61. Bekerja keraslah, karena yang keraslah yang mampu “bekerja”.

62. Bukan salah bunda mengandung, salahkan bapak yang menaruh burung.

63. Tidurlah sebelum kamu ditiduri.

64. Maju perut pantat mundur.

65. Tak ada gadis yang tak retak.

66. Sepandai-pandai menyimpan istri Muda, akhirnya tua juga

67. Tak ada bini, jajan pun jadi.

68. Banyak belajar banyak lupa, sedikit belajar sedikit lupa, tidak belajar tidak lupa.





http://lovelizzers.blogspot.com

Renungan Bagi Para Suami, Betapa Susahnya Menjadi Seorang Istri



Renungan Bagi Para Suami, Betapa Susah Menjadi Istri
 Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
 


Kalau dia keluar rumah, kita menilainya tidak betah di rumah, mengabaikan urusan anak-anaknya dan membiarkan mereka dididik oleh pembantu. Sedang kalau dia mengurung dirinya di dalam rumah kita berkata bahwa dia enggan menambah wawasannya melalui pertemuan dengan orang lain atau malas menambah pengetahuannya menyangkut apa yang terjadi di luar batas rumah.

Kalau ia tidak bertanya tentang ihwal pekerjaan suaminya, kita menilainya sebagai perempuan yang tidak memiliki arti, tidak dapat meningkat bersama suaminya menuju masa depan, dan tidak juga berusaha untuk berbagi kesulitan dengan suaminya. Sedang bila ia menanyakan ihwal pekerjaan suaminya, maka kita berkata bahwa dia ingin mencampuri segala urusan suaminya.

Kalau dia sayang ibunya dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengunjunginya, maka kita menilainya masih kekanak-kanakan; berlari menuju ibu untuk meminta saran buat setiap langkah yang diayunkannya. Sedang bila ia mengurangi kunjungannya kepada ibunya, ia dinilai perempuan yang angkuh yang enggan meraih manfaat dari pengalaman ibunya.

Kalau dia berbicara tentang politik, kita berkata bahwa dia ingin memamerkan pengatahuannya. Sedang kalau dia berbicara menyangkut tetangga, kita berkata bahwa dia seorang yang sempit wawasannya, yang tidak memerhatikan kecuali persoalan yang remeh. Kalau dia berbicara tentang cinta, ia dinilai sebagai wanita picik yang menduga bahwa dunia hanyalah cinta dan asmara.

Kalau dia mengabaikan pakaiannaya, kita menilainya perempuan bodoh yang menduga bahwa tujuan kerapian adalah memancing suami bukan untuk mempertahankannya. Tetapi bila dia memerhatikan pakaiannya kita menuduhnya masih remaja dn bahwa dia lupa bahwa suaminya membeli untuknya pakaian melalui keringat, darah dan stres yang dialaminya.

Kalau dia meminta kepada suaminya agar diajak ke pesta, kita menuduhnya sangat egois dan lupa bahwa suaminya butuh istirahat setelah bekerja keras. Sedang kalau dia mengusulkan kepada suaminya agar tetap berada dirumah, kita menuduhnya sebagai pencemburu yang memenjarakan suami di rumah dan menghalanginya menghirup udara segar.

Wahai para suami, cobalah mengerti kami!!






[ruanghati.com]

Aug 15, 2011

Penjelasan Oleh Rasulullah ke 12 Barisan Saat Hari Akhir

Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18).

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri….”

Maka dijelaskanlah oleh Rasulullah ke 12 barisan tersebut :-



BARISAN PERTAMA
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”


BARISAN KEDUA
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KETIGA
Mereka berbentuk keldai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEEMPAT
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka…”

BARISAN KELIMA
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEENAM
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KETUJUH
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KELAPAN
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEMBILAN
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEPULUH
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEBELAS
Diiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEDUA BELAS
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…”

[kaskus.us/showthread.php?t=10086232]

Aug 14, 2011

Arti Tahi Lalat yang Terletak Pada Tubuh Kita

Arti Tahi Lalat yang Terletak Pada Tubuh Kita


1. Tahi Lalat di Ujung Mata Kanan/Kiri
Dapat Dipercaya tapi Pendiam

2. Tahi Lalat di Pangkal Hidung
Pandai dan Baik Hati

3. Tahi Lalat di Alis Kanan
Suka Menolong

4. Tahi Lalat di Alis Kiri
Dicintai Banyak Orang

5. Tahi Lalat di Hidung
Banyak Rezeki

6. Tahi Lalat di Hidung Bawah
Pandai Bicara, Banyak rezeki

7. Tahi Lalat di Bibir Atas
Cerdas, Banyak Rezeki

8. Tahi Lalat di Bibir Bawah
Baik Hati

9. Tahi Lalat di Pipi Kanan/Kiri
Dermawan

10. Tahi Lalat di Pipi Tengah
Disukai

11. Tahi Lalat di Ujung Mulut
Pandai Bicara

12. Tahi lalat di Dagu
Pandai Bicara dan Jujur

13. Tahi Lalat di Telinga Kanan
Keras dan Gampang Emosi

14. Tahi Lalat di Telinga Kiri
Pintar dan Jujur

15. Tahi Lalat di Leher Bagian Depan
Bijaksana

16. Tahi Lalat di Leher Bagian Belakang
Kecil Hati, mudah Putus asa

17. Tahi Lalat di Bahu Kanan
Pendiriannya Teguh

18. Tahi Lalat di Bahu Kiri
Pikirannya Selalu Ruwet

19. Tahi Lalat di Buah Dada Kanan/Kiri
Nafsunya Besar

20. Tahi Lalat di Antara Buah Dada
Baik Hati

21. Tahi Lalat di Punggung
Dapat di Percaya

22. Tahi Lalat di tengah Perut (sekitar Pusar)
Dapat di Percaya

23. Tahi Lalat di Pinggang
Jujur dan Tabah

24. Tahi Lalat di Pantat
Sering Menderita

25. Tahi Lalat di Pangkal Paha
Tangkas dan Banyak Rezeki

26. Tahi Lalat di Daerah Kemaluan
Nafsu Besar

27. Tahi Lalat di Lutut Depan
Kuat Berjalan

28. Tahi Lalat di Lutut Sebelah Dalam (Lipatan/belakang lutut)
Hatinya Tidak Tetap

29. Tahi Lalat di Betis
Dapat di Percaya

30. Tahi Lalat di Tulang Kaki Kanan (Tulang Kering)
Pemboros

31. Tahi Lalat di Tulang Kaki Kiri
Pemberani

32. Tahi Lalat di Pergelangan Kaki
Kuat Berjalan

33. Tahi Lalat di Tumit
Tidak dapat di Percaya

34. Tahi Lalat di Jari-Jari Kaki
Suka Bekerja

35. Tahi Lalat di Lengan Kanan/Kiri
Suka Bekerja

36. Tahi Lalat di Telapak Kaki
Baik Hati

37. Tahi Lalat di Telapak Tangan Kanan
Pandai Menyimpan Harta

38. Tahi Lalat di Telapak Tangan Kiri
Pemboros

39. Tahi Lalat di Telapak Belakang
Kuat Kaya

40. Tahi Lalat di Ujung Siku
Baik Hati

41. Tahi lalat di Siku Bagian dalam
Selalu Tabah

42. Tahi Lalat di jari-jari Tangan
Banyak Rezeki

43. Tahi Lalat di Pergelangan Tangan
Pemboros
44. Tahi Lalat di Ubun – Ubun
Tamak akan harta benda, Jahat, dan Jahil

45. Tahi Lalat di Unyeng – Unyeng (Puser di kepala)
Pendiam tapi Banyak Akal dan Cerdas

46. Tahi Lalat di Kepala Bagian Belakang
Dapat di Percaya, Pemberani, dan Sabar

47. Tahi Lalat di Kepala Sebelah Kiri
Wataknya Buruk

48. Tahi Lalat di Dahi Kanan atau Kiri
Kepribadiannya Jelek

49. Tahi Lalat di Tengah- Tengah Dahi (Jidat)
Pandai dan Baik Hati

50. Tahi Lalat di Pelipis Kanan/Kiri
Banyak Rezeki

51. Tahi Lalat di Kelopak Mata Atas Kanan/Kiri
Pandai Membawa Diri

52. Tahi Lalat di Kelopak Mata Bawah Kanan/Kiri
Sering Menderita

53. Tahi Lalat di Kepala Sebelah Kanan
Banyak Rezeki

Share This Blog
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design By: D'lovelizzers